ZoyaPatel

Dari Persatuan hingga Investasi, Ini Pesan Zeiniye untuk Bondowoso

Mumbai

BONDOWOSO, MataVisi.id – Menjaga persatuan di tengah keberagaman dinilai menjadi salah satu modal penting bagi Kabupaten Bondowoso untuk berkembang. Selain menciptakan kehidupan sosial yang harmonis, kondisi daerah yang kondusif juga berpotensi mendukung masuknya investasi dan memperluas peluang ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hj. Zeiniye, S.Ag., M.E., dalam kegiatan sosialisasi bertema “Bangun Toleransi, Kuatkan Persatuan Bangsa, Tingkatkan dan Maksimalkan Tugas Fungsi DPRD” di Hotel Grand Padis, Bondowoso, Minggu (18/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Zeiniye mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan alasan untuk terpecah. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak tanpa membedakan latar belakang maupun kelompok.

Ia menilai Bondowoso memiliki karakter sosial dan budaya yang relatif serupa dengan Kabupaten Situbondo, terutama dalam kuatnya tradisi pesantren di tengah kehidupan masyarakat. Potensi tersebut perlu diiringi dengan semangat saling menghormati dan membangun komunikasi yang baik.

Zeiniye menyebut tokoh agama, ibu nyai, pengasuh pondok pesantren, tokoh perempuan, pemuda, hingga unsur partai politik memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai toleransi dan menjaga keharmonisan di lingkungan masing-masing.

“Bagaimana menghargai keberagaman dan memiliki satu persepsi untuk membangun Bondowoso agar lebih baik, itulah yang perlu kita kuatkan bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan, penguatan toleransi tidak cukup hanya disampaikan melalui forum pertemuan. Nilai-nilai tersebut harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diteruskan kepada masyarakat luas agar menjadi kesadaran bersama.

Persatuan Masyarakat Berpengaruh terhadap Iklim Investasi

Selain menyoroti kerukunan sosial, Zeiniye menghubungkan persatuan masyarakat dengan upaya meningkatkan perekonomian daerah. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi investor untuk mengembangkan usaha di Bondowoso.

Di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah, pemerintah perlu mencari peluang pembiayaan pembangunan melalui berbagai sumber. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengembangan investasi menjadi langkah yang dinilai perlu mendapat perhatian.

Namun, upaya menarik investor membutuhkan dukungan banyak pihak. Pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, serta warga perlu membangun sinergi untuk menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas usaha.

“Ketika Bondowoso kondusif, insyaallah investasi akan masuk. Karena itu, perlu membangun jaringan dengan seluruh elemen agar bersama-sama mendukung kehadiran investor di Bondowoso,” tuturnya.

Zeiniye mengakui, mendatangkan investor bukan perkara mudah. Dibutuhkan inovasi, komunikasi lintas sektor, serta kemampuan mengembangkan potensi daerah agar peluang usaha dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap, investasi yang berkembang nantinya dapat mendorong aktivitas ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan warga Bondowoso.

Perbedaan Pilihan Politik Tak Boleh Memecah Masyarakat

Pesan persatuan juga diarahkan pada kondisi masyarakat setelah pelaksanaan Pilkada. Zeiniye mengingatkan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang tidak seharusnya berlanjut menjadi penghalang dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, seluruh kelompok perlu kembali dirangkul untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah. Baik masyarakat yang sebelumnya mendukung maupun tidak mendukung pihak tertentu, semuanya memiliki hak dan kesempatan untuk berkontribusi bagi Bondowoso.

“Bagaimana ke depan, baik pendukung maupun yang tidak mendukung, bisa dirangkul bersama-sama untuk memajukan Bondowoso,” tegasnya.

Ia berharap, kepentingan daerah dapat menjadi prioritas bersama sehingga perbedaan pandangan tidak menghambat kerja sama. Dengan hubungan antarmasyarakat yang tetap terjaga, program pembangunan diharapkan memperoleh dukungan yang lebih luas.

Sosialisasi DPRD Perkuat Partisipasi Publik

Dalam kegiatan tersebut, Zeiniye juga menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap tugas dan fungsi DPRD, meliputi pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan.

Menurutnya, pelaksanaan ketiga fungsi tersebut perlu berjalan seiring dengan keterlibatan masyarakat. Komunikasi antara wakil rakyat, pemerintah daerah, dan warga menjadi penting agar kebijakan serta program pembangunan dapat memperhatikan kebutuhan di lapangan.

Masyarakat juga diharapkan aktif menyampaikan aspirasi dan masukan sebagai bagian dari proses pembangunan daerah. Dengan demikian, hubungan antara lembaga legislatif dan masyarakat tidak hanya terjalin ketika kegiatan sosialisasi berlangsung, tetapi terus berlanjut dalam pelaksanaan pembangunan.

Zeiniye berharap, sosialisasi tersebut dapat memperkuat pemahaman mengenai peran DPRD sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga toleransi dan persatuan merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui kolaborasi pemerintah, DPRD, tokoh agama, tokoh perempuan, generasi muda, dan seluruh lapisan masyarakat, Bondowoso diharapkan mampu menjaga keharmonisan sosial sekaligus mengembangkan peluang ekonomi demi pembangunan yang berkelanjutan.

Ahmedabad