Ribuan Jamaah Padati Maulid Akbar Arisan Yasinan dan Sholawat Nariyah di Bandilan
Mumbai
Ahmedabad
BONDOWOSO, MataVisi.id– Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati Desa Bandilan, Kecamatan Prajekan, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Jamaah Arisan Yasinan dan Sholawat Nariyah RW 7 dan RW 8. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW.
Lebih dari 2.000 jamaah dari Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, dan sejumlah daerah lainnya hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi pembacaan sholawat bersama Majelis Sholawat Syabab, tausiyah keagamaan, serta berbagai kegiatan yang mempererat ukhuwah Islamiyah.
Ketua Arisan Yasinan dan Sholawat Nariyah, Muhammad Rifaie, mengatakan Maulid Akbar tersebut terselenggara berkat kekompakan dan gotong royong masyarakat. Seluruh kebutuhan kegiatan dipenuhi melalui partisipasi anggota arisan dan warga sekitar yang memberikan dukungan secara sukarela.
“Biaya kegiatan ini murni berasal dari anggota Arisan Yasinan dan Sholawat Nariyah serta warga RW 7 dan RW 8 yang memberikan bantuan seikhlasnya. Tidak ada paksaan sama sekali. Alhamdulillah kami juga mendapat dukungan dari Pabrik Tahu Azam Barokah sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Menurut Rifaie, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga serta mengajak masyarakat semakin mencintai Rasulullah melalui lantunan sholawat dan pengajian.
Sejak awal acara, antusiasme jamaah terlihat begitu tinggi. Mereka memenuhi lokasi kegiatan untuk mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Suasana semakin hidup ketika ribuan jamaah bersama-sama melantunkan sholawat yang menggema di seluruh area kegiatan.
Selain menghadirkan majelis sholawat, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi jamaah yang hadir. Setiap peserta mendapatkan kupon undian yang dibagikan sejak awal acara dan diundi di sela-sela kegiatan.
Hadiah utama berupa dua ekor kambing dan satu unit sepeda gunung menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai hadiah lainnya juga disiapkan panitia sebagai bentuk apresiasi kepada jamaah yang telah hadir dan ikut menyemarakkan peringatan Maulid Nabi tersebut.
Kepala Desa Bandilan, Sundari, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia, jamaah Arisan Yasinan dan Sholawat Nariyah, serta masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi jamaah Arisan Yasinan dan Sholawat Nariyah serta seluruh masyarakat RW 7 dan RW 8 yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini. Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan antarwarga,” katanya.
Menurut Sundari, tingginya jumlah jamaah yang hadir menunjukkan bahwa tradisi bersholawat dan syiar Islam masih mendapat tempat yang sangat kuat di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kehadiran lebih dari 2.000 jamaah dari berbagai pelosok Bondowoso dan sekitarnya menunjukkan bahwa semangat bersholawat dan mencintai Rasulullah SAW masih sangat kuat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi Desa Bandilan dan seluruh jamaah yang hadir,” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Rifaie menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut bukanlah hadiah atau kemeriahan acara, melainkan memperkuat persaudaraan dan menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa berkumpul dalam satu majelis, bersholawat bersama, mempererat persaudaraan, dan mengambil teladan dari Rasulullah SAW. Doorprize hanya sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi jamaah yang hadir,” ungkapnya.
Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan yang terjalin, Maulid Akbar Jamaah Arisan Yasinan dan Sholawat Nariyah RW 7 dan RW 8 Bandilan berlangsung sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi para jamaah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa nilai-nilai ukhuwah Islamiyah dan kecintaan kepada Rasulullah SAW terus tumbuh dan terjaga di tengah masyarakat. (Wan)