ZoyaPatel

Cinta Rasul Bersinar dalam Cahaya Lampion, Maulid Nabi SDN Pakisan 1 Penuh Kebersamaan

Mumbai


Bondowoso, (MataVisi.id)– Cahaya lampion yang berpendar di sepanjang jalan desa berpadu dengan lantunan shalawat yang menggema, menciptakan suasana penuh kehangatan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan UPTD SPF SDN Pakisan 1, Minggu (6/9/2026).

Sejak menjelang petang, ratusan siswa, guru, wali murid, dan masyarakat mulai berkumpul di titik keberangkatan di kawasan Labeng Seketeng, Patemon. Antusiasme tampak jelas dari wajah para peserta yang hadir dengan membawa lampion beraneka warna. Kehadiran Drumband Yugantara serta Daul Satrio Jogo Panggi semakin menyemarakkan suasana dan menarik perhatian warga yang memadati sepanjang rute karnaval.

Saat malam mulai turun, iring-iringan lampion bergerak perlahan menyusuri jalan desa. Cahaya yang berkelap-kelip menghadirkan pemandangan indah, sementara lantunan shalawat yang terus dikumandangkan menambah nuansa religius dalam perjalanan. Banyak warga terlihat mengabadikan momen tersebut karena jarang menyaksikan pawai yang memadukan semangat keagamaan dan kreativitas anak-anak.

Tepuk tangan dan sorak kagum masyarakat mengiringi setiap penampilan peserta. Bagi para siswa, kegiatan ini bukan sekadar pawai, melainkan pengalaman berharga untuk mengekspresikan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan cara yang menyenangkan dan penuh makna.

Setelah karnaval berakhir, seluruh peserta kembali ke lingkungan sekolah untuk mengikuti rangkaian acara inti. Suasana yang semula meriah berubah menjadi khidmat saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat Nabi menggema di tengah malam yang sejuk.

Salah satu momen yang paling mengharukan adalah penyerahan santunan kepada delapan anak yatim. Senyum bahagia yang terpancar dari wajah mereka menjadi pengingat akan pentingnya nilai kepedulian, kasih sayang, dan kebersamaan yang diajarkan Rasulullah SAW.

Kepala UPTD SPF SDN Pakisan 1, Diana Eva Komariyah, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga sarana untuk menanamkan akhlak mulia dan memperkuat karakter peserta didik.

“Terima kasih kepada para guru, siswa, wali murid, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga melalui peringatan Maulid Nabi, anak-anak semakin mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa makna Maulid bukan sekadar mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, melainkan momentum untuk memperkuat nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial yang menjadi teladan Rasulullah.

Puncak acara diisi dengan pengajian akbar yang disampaikan oleh K.H. Rofiki Mahfudz dari PP Salafiyah Al Ustmani. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para hadirin untuk menjadikan sunnah Rasulullah sebagai pedoman hidup, terutama dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks.

Mengusung tema “Menemukan Jati Diri di Era Digital Lewat Sunnah Nabi”, kegiatan ini menjadi perpaduan antara pendidikan karakter, syiar Islam, dan hiburan yang sarat nilai-nilai positif.

Malam ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan penuh harapan. Meski lampion-lampion akhirnya padam seiring berakhirnya acara, semangat cinta kepada Rasulullah SAW diharapkan terus menyala dalam hati para siswa, guru, dan masyarakat yang hadir.

Peringatan Maulid Nabi di SDN Pakisan 1 tahun ini pun menjadi bukti bahwa syiar Islam dapat dikemas secara menarik, edukatif, dan membahagiakan, tanpa mengurangi makna mendalam tentang pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.(Wan) 
Ahmedabad