ZoyaPatel

Deteksi Dini Penyakit Jadi Kunci, Puskesmas Sumber Wringin Sabet Terbaik II Survim

Mumbai

BONDOWOSO, MataVisi.id– Di balik penghargaan yang diterima Puskesmas Sumber Wringin, terdapat kerja rutin yang dilakukan tanpa henti oleh tenaga kesehatan hingga tingkat desa. Mulai dari memantau perkembangan penyakit, memastikan imunisasi berjalan sesuai target, hingga bergerak cepat saat muncul indikasi kasus yang berpotensi menjadi wabah.

Kerja berkesinambungan itulah yang akhirnya mengantarkan Puskesmas Sumber Wringin meraih penghargaan Terbaik II kategori Surveilans dan Imunisasi (Survim) dalam Rapat Koordinasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang diikuti seluruh puskesmas se-Kabupaten Bondowoso di Hotel Grand Padis.

Kepala Puskesmas Sumber Wringin, dr. Agoes Soetanto, menyebut penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh tenaga kesehatan yang selama ini terlibat dalam program surveilans dan imunisasi.

Menurutnya, capaian tersebut lahir dari kekompakan tim, mulai dari petugas puskesmas, bidan desa, tenaga kesehatan di lapangan, hingga berbagai pihak yang selama ini mendukung upaya pemantauan kesehatan masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Kami bersyukur karena apa yang selama ini dilakukan oleh seluruh tim mendapat apresiasi. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujarnya.

Ia menuturkan, kegiatan surveilans bukan sekadar mengumpulkan data penyakit. Setiap laporan yang masuk harus diverifikasi dan ditindaklanjuti agar kondisi kesehatan masyarakat dapat dipantau secara akurat.

Di wilayah kerja Puskesmas Sumber Wringin yang mencakup enam desa, petugas kesehatan secara rutin mengirimkan laporan perkembangan penyakit setiap pekan. Data tersebut kemudian dianalisis untuk mengetahui tren kasus yang muncul dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Apabila ditemukan kasus yang dicurigai berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB), puskesmas segera menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan epidemiologi di lapangan.

Tim tersebut terdiri dari berbagai unsur, mulai dokter, perawat, petugas surveilans, tenaga laboratorium hingga tenaga kesehatan desa. Mereka melakukan penelusuran langsung guna memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mencegah penyebaran penyakit lebih luas.

“Kalau ada laporan kasus yang berpotensi menjadi wabah, kami harus bergerak cepat. Tim turun ke lokasi untuk memastikan kondisi pasien dan lingkungan, kemudian hasilnya dilaporkan sebagai dasar tindak lanjut,” jelas dr. Agoes.

Selain pengawasan penyakit, program imunisasi juga menjadi salah satu fokus utama yang terus diperkuat. Melalui pemantauan yang berkelanjutan, cakupan imunisasi di masyarakat dapat dijaga sehingga risiko munculnya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi bisa ditekan.

Sementara itu, Penanggung Jawab Program Surveilans Puskesmas Sumber Wringin, Dian Eka Zrimaulandari, menjelaskan bahwa keberhasilan dalam penilaian Survim ditentukan oleh beberapa indikator penting. Di antaranya ketepatan waktu pelaporan, kelengkapan data, kecepatan verifikasi kasus, serta pelaksanaan penyelidikan epidemiologi ketika ditemukan kasus penyakit.

Menurut Dian, kecepatan respons menjadi faktor yang sangat menentukan, terutama untuk penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

“Ketika ada laporan kasus, verifikasi dan tindak lanjut harus dilakukan secepat mungkin. Untuk kasus tertentu, penyelidikan epidemiologi dan pelaporan harus dilakukan sebelum 24 jam,” katanya.

Prestasi yang diraih Puskesmas Sumber Wringin juga mendapat apresiasi dari Camat Sumber Wringin, Probo Nugroho. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa koordinasi antara puskesmas, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan lintas sektor berjalan dengan baik.

“Ini menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat dilakukan secara bersama-sama. Kami berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Penghargaan Terbaik II Survim ini menjadi bukti bahwa kerja kesehatan masyarakat tidak selalu terlihat di depan publik. Namun melalui pemantauan yang konsisten, pelaporan yang cepat, serta kolaborasi yang kuat hingga tingkat desa, Puskesmas Sumber Wringin mampu menghadirkan perlindungan kesehatan yang nyata sekaligus mengharumkan nama wilayahnya di tingkat kabupaten. (Wan) 
Ahmedabad